Berita Terbaru

Wed, 23 Feb 2011

PALYJA bagi-bagi sepeda motor

Jakarta, Indopos - PALYJA Kemari­n mebagi-bagikan 13 sepeda motor (motor) Honda Beat kepada 13 pelanggannya yang beruntung. Penyerahan hadiah berlangsung di instalasi Pengolahan Air (IPA) I, Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Cara tersebut dipakai oleh mitra PAM Jaya itu untuk meningkatkan kedisiplinan pelanggan agar membayar tagihan tepat waktu.

Presiden Direktur PALYJA, Phillippe Folliasson, menyerahkan secara simbolis replika kunci sepeda motor kepada 13 pemenang. Nama-nama yang beruntung itu antara lain, Retnadrijanti Iswono, Tamah, Hariawati, Satrya Dewandana, Andreas Setyo Mulyo, Sumiati, Taman Kedoya BI, Sihite, Oka Sahputra Utama, H Abdul Rozak, Sri Lestari, Tawami, dan Mustakim.

Menurut Phillippe, acara bagi-bagi motor tersebut dalam rangka Program Customer Reward bertema Bayar Cepat, Untung Berlipat. Dikatakan, PALYJA berterimakasih kepada yang telah setia menjadi pelanggan PALYJA dan membayar tagihan tepat waktu. Yaitu, paling lambat pada tanggal 25 setiap bulannya. “Kami menyediakan 13 unit sepeda motor sebagai  tanda terimakasih kami, sesuai usia PALYJA yang kini 13 tahun,” ungkap pria warga Negara Prancis itu

Phillippe menambahkan, betapa besar arti pelanggan bagi kelangsungan perusahaan. Oleh sebab itu, PALYJA selalu terus menerus berupaya meningkatkan pelayanannya. Baik itu kualitas, kuantitas, maupun kontinuitas, suplai air bersih bagi pelanggan.

“Untuk dapat terus melayani dengan baik, tentunya dibutuhkan kerjasama yang baik pula antara PALYJA dan pelanggan. Serta dibutuhkan komitmen dari kedua belah pihak,” ungkapnya dengan penuturan bahasa Indonesia yang lumayan lancar. Menurutnya, PALYJA terus berupaya untuk mematuhi kebutuhan air bersih pelanggan. “Kami juga mengharapkan ketertiban dari pelanggan terutama untuk on time payment,” cetusnya.

Turut mendampingi Phillippe, Direktur Pelayanan Pelanggan PALYJA, Budi Susilo, mengatakan, Program Customer Reward tersebut berlangsung selama enam bulan. Yaitu sejak periode tagihan bulan Juli hingga Desember 2010. “Program ini khusus bagi pelanggan PALYJA kategori standar. Yaitu yang aktif memakai air PALYJA dan membayar tagihan tepat waktu sejak bulan Agustus 2009 sampai akhir Desember 2010,” Urainya.

Syarat lainnya yaitu, pembayaran tidak boleh telat dari tanggal 25, minimum selama empat bulan tagihan selama periode undian berlangsung. Pelanggan juga harus bebas dari tunggakan dan utang sejak bulan Januari 2004. Juga, tidak terlibat dalam kasus sambungan atau pemakaian air illegal. Pelanggan yang memenuhi syarat, setiap bulannya akan mendapatkan satu nomor undian. “Selama periode undian, telah terkumpul sebanyak 878.249 nomor undian. Program tersebut tidak berlaku bagi pelanggan yang tidak tercatat sebagai karyawan PALYJA,” ungkap Budi.

Pengundian oleh PALYJA berlangsung pada 10 Februari. Turut menyaksikan undian tersebut, antara lain Notaris Shinta Dewi SH, perwakilan Kementrian Sosial RI, dinas sosial, Polsektro Tanah Abang, serta Komite Pelanggan Air Minum.

Sementara itu, Corporate Communications and Social Responsibilities Head, Meyritha Maryanie mengatakan, untuk ke depan pihaknya berencana akan terus menambah jumlah serta variasi hadiah. Untuk pelanggan. Jumlahnya menyesuaikan usia PALYJA. Semisal, untuk ulang htahun  ke 14 mendatang, aka nada 14 hadiah menarik. “Tapi bentuknya belum kita tentukan apakah motor apa bentuk lainnya, tapi nanti jumlshnya ada 14,” Paparnya.

Demikian pula untuk ultah ke 25, 26, dan seterusnya, jumlah hadian akan menyesuaikan pula. Dengan begitu, pelanggan yang memenuhi syarat akan semakin berprlusng lebih besar memenangkan hadiah. Program tersebut sebenarnya sudah berjalan selama tiga tahun lalu. “Namun waktu itu hadiahnya berupa hand phone dan semacamnya. Nah, kini kita menggunakan motor sebagai hadiah karena motor memang sangat disenangi oleh masyarakat kita,” ucap Mey, panggilan akrab Meyritha.

Di lain sisi, salah satu anggota badan Regulator Pelayanan Air Minum DKI, DR Riant Nugroho yang hadir pada acara tersebut mengatakan, pendekatan PALYJA dengan member hadiah kepada pelanggan patut diacungi jempol. Cara tersebut terbukti bisa memacu kedisiplinan pelanggan untuk lebih membayar tagihan tepat waktu. “PALYJA menerapkan market approach. Cara ini bisa meningkatkan loyalitas konsumen ,” ungkap pria yang juga dosen di Universitas Indonesia, UGM, dan Universitas Malaya Malaysiaitu.

Dengan iming-iming hadiah, ternyata pelanggan PALYJA juga ‘terangsang’ untuk semakin berlomba-lomba membayar tagihan tepat waktu. Terhitung dalam setahun terakhir, ada peningkatan dua persen, yaitu. Yaitu, dari 87 pada 2010, terakhir meningkat menjadi 89 persenuntuk pelanggan yang membayar tepat waktu.

Menurutnya, metode tersebut masih langka ditetapkan perusahaan-perusahaan berbasis public serviced Indonesia. Sebaliknya, perusahaan serupa lainnya justru menonjolkan pendekatan punishment (hukuman). “Metode reward ini bahkan diterapkan oleh Pemda Sragen (Jawa Tengah). Warga yang membayar PBB tepat waktu berkesempatan mendapatkan hadiahyang menarik. Akhirnya apa, pembayaran PBB tepat waktu di Sragen terus meningkat pesat,” jelasnya.

Dikatakan, operator air bersih yang lain malah menerapkan metode yang keliru. Yaitu, memberikan hadiah kepada pelanggan yang paling banyak mengonsumsi air. “Itu parameter yang tidak tepat, justru malah celaka jika banyak banyak memakai air,” tegasnya.